“Kau terkunci oleh orang tua-mu..
Itu memang baik..
Jika kau telah benar-benar menjadi milikku,
Aku akan membawamu ke tempat yang belum pernah kau pijaki
sekalipun..
Kau tak’kan bosan, melainkan terkesan..
Kau tak perlu meminta izin kepada orang tua-mu, karena kau
telah menjadi milikku..
Dan kau telah mendapat izin dariku..
Namun, demikian barulah sebuah rencana..
Ini mimpiku..
Kita berdua diantara panorama alam, bermesra dan indahkan
cinta..
Namun, demikian barulah sebuah rencana..
Ini mimpiku..
Bantu aku untuk mewujudkannya..
Tanpa kau itu tak’kan tercipta..
Tanpa kau itu hanya seperti kiasan..
Tanpa kau itu menjadi biasa-biasa saja..
Tanpa kau itu menjadi angan-angan belaka..
Oya..!! kita hanya perlu saling percaya..
Saling melengkapi..
Saling mengindahkan..
Saling berbagi..
Jangan hanya mempertahankan.. jika tak ada isi, buat apa?
Itu kosong, nol..
Segalanya, kau tak perlu sungkan.. katakan saja apa yang
ingin kau katakan kepadaku..”
Inilah caraku.. Menulis..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar